Hello dear,
my name is Miriam,i saw your profile today at http://www.friendshub.com and it really attracted me to know more about you and become ur friend too.please you can send me an email to my box miriamsiako200@yahoo.com so that i will send you my picture to see me too.
yours friend
Miriam
Terimakasih....
Hari ini, aku seperti terlahir kembali kedalam dunia ini..
Hari ini, menjadi momen yang kuulangi kembali ketika aku teringat oleh belaian kedua orang tua ku di rumah yang sederhana itu.
Hari ini, menjadi sangat berarti bagi hidup ku, keluarga ku dan sahabat-sahabat ku.
Hari ini, peristiwa tangisan dari pekikan sang anak itu mendesah dalam
kuping kiri dan kanan ku hingga ku tak berpaling dari suara yang yang
mendayung itu.
Tangisan itu, tangisan ku, seperti terlahir oleh rahim ibu ku.
Tangisan itu, tangisan ku, walau aku menjadi seorang yang dewasa.
Ibu, terimakasih atas kebaikan mu yang belum sempat ku balas.
Ibu, terimakasih atas belaian dan lentik jari mu yang begitu lembut mendarat di wajahku.
Ayah, terimakasih engkau telah memberi ku anugerah yang terindah dalam hidup ini.
Ayah, terimakasih atas jasa-jasa mu yang tidak dapat kunilai dengan harta dan tahta..
Andai kupunya kesempatan itu, maka sungguh ku ingin membalas jasa-jasa mu.
Tapi waktu tidak kuasa untuk ku menolaknya.
Aku hanyalah sebuah dahan yang rapuh ketika dimakan usia.
Aku hanyalah sebuah dahan yang tidak bisa kembali seperti sediakala.
Tapi aku adalah anakmu, ya anakmu yang terlahir dari rahim mu dan dari ciptaan-Nya.
Mungkin, hanya doa ini yang sempat kutitipkan kepadamu di sana.
dan suatu saat ketika waktu itu datang kembali, maka ku mohon kepada Sang Pencipta..
Izinkanlah aku bertemu dengan mu, untuk kubelai kembali wajah mu yg begitu lembut dan anggun.
Izinkanlah aku memberi kasih dalam kedamaian yang hakiki.
Seperti cahaya bintang yang terus memandang ku malam ini di rumah ini,
rumah yang sederhana ini, rumah yang tempat ku berteduh di belaian
kasih mu yang tidak pernah habis dimakan zaman.
Terimakasih, Bunda.
Terimakasih, Ayah.
Mak....
Aku rindu kembali belaian kasih mu yang maha dahsyat.... rindu akan
belaian mu yang tidak pernah pupus akan untaian kasih dan hidup
sepanjang masa....
Mak....
Rindu akan masa kecilku, rindu akan dalam gendongan mu...
uuuh....
Mak...
Anak mu ini, sangat rindu dan merindukan kembali pelukan hangat mu dari
dinginnya malam dan panasnya matahari yang membakar tubuh ini...
Pelukan mu, menghangatkan ku dari dinginnya es.
Pelukan mu, mendinginkan ku dari panasnya api yang membakar tubuh mu.
Pelukan mu, tidak bisa kubandingkan hingga lidah ku tidak bisa berkata lagi apa yang harus kusandingkan dengan mu..
Mak...
Rindu ku dipangkuan mu tak akan pernah usang...